INFORMASI PRODUK

Darimana ANDA mendapatkan informasi produk-produk pertanian (Benih & Pestisida) ?
 

BISI apk

MENGENALKAN NEW MASTER SWEET DI SALAH SATU SENTRA JAGUNG MANIS GROBOGAN

Tak kenal maka tak sayang. Itulah salah satu ungkapan yang menjadi salah satu alasan wajib pentingnya sebuah perkenalan demi terciptanya sebuah hubungan yang mesra dan saling menguntungkan. Demikian pula saat jagung manis New Master Sweet dikenalkan kepada para petani dan juga pedagang jagung manis di salah satu sentra jagung manis di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Jagung manis New Master Sweet merupakan produk hibrida baru dari PT BISI International, Tbk.. Varietas tersebut juga sudah mulai banyak dikembangkan di sejumlah sentra jagung manis di Indonesia.

Di salah satu sentra jagung manis Jawa Tengah, tepatnya di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, jagung manis New Master Sweet juga mulai dikenalkan kepada para petani dan juga pedagang jagung manis setempat.

“Tujuannya untuk memberikan alternatif pilihan yang lebih baik bagi para petani jagung manis di Grobogan. Karena, jagung manis New Master Sweet memiliki banyak keunggulan dibanding jagung manis lain yang sudah lebih dulu ditanam petani,” ujar M. Sofyan, Market Development Vegetables Seed PT BISI Area Jawa Tengah-DIY.

Pengenalan jagung manis New Master Sweet tersebut dipusatkan di salah satu lahan milik Suwarto di Dukuh Ngablak, Desa Ngraji, Purwodadi. Di lahan yang tidak luas itu, atau boleh dibilang sempit, performa tanaman jagung manis yang siap panen itu menjadi daya tarik tersendiri bagi lebih dari 50 petani Ngraji yang hadir.

Menurut Suwarto sendiri, jagung manis New Master Sweet yang ia coba tanam tersebut ternyata di luar perkiraannya. Pasalnya, dengan niat awal hanya coba-coba dan perawatan yang seadanya, namun ternyata hasilnya luar biasa.

“Perawatane angger wae, ternyata hasile apik. Kuat puteh dan tanemane tahan roboh (perawatannya seadanya, ternyata hasilnya bagus. Tanamannya tahan putih (bulai) dan tahan roboh-red.),” kata Suwarto.

Para petani yang hadir pun juga merespon positif performa jagung manis tersebut. Selain karakteristik tanamannya yang kokoh, tongkolnya pun juga berhasil menarik hati mereka.

“Tongkolnya besar-besar dan seragam. Selain itu bijinya bisa penuh sampai ujung tongkol, ini yang membuat saya senang dan ingin menanamnya sendiri,” terang Sumarmo.

Yang menarik, salah seorang petani yang tengah melihat-lihat performa tanaman di lahan mencoba untuk merasakan biji jagung manis yang masih di batangnya. Ia pun langsung berucap, “Manis tenan tibake (benar-benar manis ternyata-red.).”

Sementara itu menurut Sofyan, dengan menanam jagung manis New Master Sweet, maka petani akan banyak mendapat keuntungan. Pasalnya, secara genetis jagung manis tersebut sudah memiliki karakter fisik yang lebih unggul dibanding jagung manis yang lain.

“Di samping lebih tahan bulai, tanamannya juga tahan lodoh atau kresek yang banyak menyerang di musim hujan. Batang dan perakarannya kuat, sehingga tidak mudah roboh. Yang penting lagi, tongkolnya besar-besar dan bijinya bisa muput sampai ujung, sehingga hasilnya bisa lebih banyak dan pasti juga lebih disukai pedagang,” ucap Sofyan.

Kepala Desa Ngraji Djoko S. yang turut hadir juga mengapresiasi sosialisasi jagung manis New Master Sweet tersebut. Menurutnya, di saat jagung manis sedang menjadi komoditas favorit para petani di Desa Ngraji, inovasi baru berupa varietas yang lebih baik dari yang sudah ada tentu akan disambut baik oleh para petani. Karena, yang dicari petani itu hanya satu, yaitu keuntungan yang berlipat dari hasil usaha taninya.

“Saya harapkan dengan adanya jagung manis baru ini hasilnya bisa berlipat ganda, sehingga petani pun senang. Tapi saya juga berharap, setelah para petani di sini mengenal dan menyukai New Master Sweet, petaninya jangan ditinggal begitu saja. Saya harapkan para petugas dari PT BISI tetap mau sambaing (berkunjung-red.) dan mengawal para petani, sehingga kalau ada masalah di lahan petani bisa langsung dapat solusinya,” terang Djoko.

Respon positif dan antusiasme para petani melihat dan menilai sendiri secara langsung tanaman New Master Sweet di lahan tersebut juga bisa dilihat dari ludesnya benih jagung manis tersebut yang dijual di lokasi acara. Bahkan, lantaran kehabisan stok, beberapa petani rela menunggu.

“Responnya ternyata luar biasa. Setelah melihat sendiri tanaman dan hasilnya, mereka langsung ingin mencoba sendiri di lahan mereka,” kata Sofyan.

 


PT. BISI International Tbk - PT. Tanindo Intertraco - PT. Multi Sarana Indotani (MSI).