INFORMASI PRODUK

Darimana ANDA mendapatkan informasi produk-produk pertanian (Benih & Pestisida) ?
 

BISI apk

MEMBUMIKAN HORTIKULTURA DI BUMI MASSENREMPULU

Mini show farm merupakan salah satu media bagi PT BISI International, Tbk. untuk lebih mempopulerkan komoditas tanaman pangan dan hortikultura kepada semua kalangan. Seperti di Enrekang beberapa waktu lalu, acara tersebut digelar untuk lebih membumikan hortikultura di salah satu sentra sayuran terbesar di Sulawesi Selatan itu.

Pegunungan dan perbu-kitan merupakan ciri utama dari Enrekang. Pasalnya, dari luas wilayah 1.786 km2, 85 persennya terdiri dari rangkaian gunung dan bukit. Sehingga tidak heran kalau salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan itu juga memiliki sebutan yang tidak jauh dari kata-kata gunung, yaitu “Massenrempulu”, yang berarti meminggir gunung atau menyusur gunung.


Selain itu, Kabupaten Enrekang juga terkenal sebagai salah satu sentra penghasil dan pemasok sayuran utama di Sulawesi Selatan. Beragam produk sayuran, mulai dari cabai, tomat, sampai kentang, secara kontinyu mengalir ke sejumlah pasar besar di Makassar dan pasar lainnya di kaki Celebes.
 
Berangkat dari besarnya potensi hortikultura di Enrekang itulah, PT BISI International, Tbk. menggelar mini show farm di salah satu sudut wilayah Kabupaten Enrekang, tepatnya di Desa Botto Malangga, Kecamatan Maiwa. Menurut Seniarfan, Marketing Eksekutif PT BISI Area 164 (Kabupaten Bone, Soppeng, Wajo, Sidrap, dan Enrekang), acara tersebut juga sebagai salah satu cara untuk lebih mempopulerkan sekaligus membumikan komoditas hortikultura kepada masyarakat Enrekang dan wilayah sekitarnya.
 
“Selain itu, melalui mini show farm, informasi teknologi budidaya tanaman hortikultura menjadi lebih mudah untuk disampaikan dan diserap oleh petani. Karena mereka bisa melihat langsung contohnya di lahan,” terang Arfan.
 
Komoditas yang ditanam di lokasi mini show farm tersebut merupakan produk-produk benih bermutu dari PT BISI yang terkenal dengan merek dagang Cap Kapal Terbang-nya itu. “Beragam produk sayuran dan buah kita tanam di sini. Jadi selain bisa mempelajari teknik budidayanya, para petani juga bisa membandingkan beragam varietas sayuran dari PT BISI untuk kemudian menentukan sendiri varietas mana yang dirasa paling bagus dan sesuai dengan selera dan potensi pasarnya masing-masing,” lanjut Arfan.
 
Acara yang digelar pada 25 Februari 2014 tersebut  diikuti oleh para petani, Gapoktan, dan Kelompok Wanita Tani yang ada di Kabupaten Enrekang, Sidrap, Wajo, Soppeng, dan Pinrang.
 
“Juga hadir perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Enrekang dan BPP Kecamatan Maiwa. Total peserta ada sekitar 200 orang,” jelas Arfan.
 
Antusiasme peserta pun tampak jelas terlihat saat mereka mulai memasuki lokasi mini show farm. Beragam varietas tanaman sayur, buah, dan tanaman pangan yang tumbuh baik dan tertata apik menjadi perhatian utama para peserta.
 
Teknik budidaya yang bagi sebagian peserta masih terbilang baru dan selama ini belum pernah diterapkan juga tak luput dari perhatian mereka. Kepada petugas pendamping, beragam pertanyaan langsung disampaikan para peserta.
 
Misalnya adalah teknik budidaya tanam semangka dengan sistem ajir dan para-para, dimana tanaman semangka dillitkan pada ajir dan dibiarkan tumbuh sepanjang ajir dan para-para. Sementara buah semangka yang relatif besar-besar dibiarkan tergantung hingga masa panen tiba. Hanya saja, agar buahnya tidak jatuh lantaran tangkai buahnya tidak kuat menahan, maka buah semangka tersebut diberi penyangga dari kayu dan batok kelapa.
 
Bukan hanya saat di lahan, antusiasme peserta juga berlanjut dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Hal-hal yang dianggap peserta merupakan sesuatu hal yang masih baru dan belum begitu bisa dimengerti langsung mereka sampaikan dalam sesi tersebut.
 
“Umumnya para peserta sangat antusias dan sangat senang dengan acara seperti ini. Karena, mereka bisa mendapat informasi terbaru seputar teknik budidaya sekaligus penanganan hama penyakit dan pascapanennya,” kata Arfan.
 
Tenda penjualan langsung yang disediakan panitia juga tampak ramai dikunjungi peserta. Sepertinya apa yang mereka lihat di lahan telah menggelitik rasa penasaran mereka untuk bisa langsung mencoba di ladang mereka dengan berbelanja beragam benih dan pestisida bermutu dari Cap Kapal Terbang.

 


PT. BISI International Tbk - PT. Tanindo Intertraco - PT. Multi Sarana Indotani (MSI).