INFORMASI PRODUK

Darimana ANDA mendapatkan informasi produk-produk pertanian (Benih & Pestisida) ?
 

BISI apk

BISI PEDULI KELUD

Sebagai salah satu produsen benih terbesar di Indonesia yang berdomisili di Kabupaten Kediri dan selalu bermitra dengan para petani di kawasan Gunung Kelud, PT BISI International, Tbk. juga berperan aktif dalam membantu meringankan beban masyarakat di sana yang terkena dampak letusan salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia itu.

Letusan dahsyat Gunung Kelud yang terjadi pada tanggal 13 Februari 2014 lalu telah membawa dampak yang luar biasa. Bukan hanya bagi masyarakat di sekitarnya saja, namun dampak letusannya yang berupa hujan abu juga dirasakan hingga Jawa Barat. Bahkan semua bandara yang ada di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat terpaksa berhenti beroperasi hingga beberapa hari lantaran gangguan abu vulkanik.


Sementara itu, kawasan lereng Kelud, seperti Puncu dan Kepung, yang selama ini menjadi sentra penanaman cabai, turut hancur terkena sapuan gunung berapi paling aktif di Indonesia itu. Dampaknya adalah pasokan cabai nasional ikut terganggu hingga pada akhirnya harga cabai pun ikut meroket.
 
Menurut Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur Wibowo Eko Putro, Provinsi Jawa Timur merupakan pemasok utama kebutuhan cabai nasional. Sekitar 60% pasokan cabai nasional berasal dari Jawa Timur. Dan dari 60% itu, sekitar 40%-nya dipasok dari lereng Gunung Kelud yang meliputi tiga kecamatan, yaitu: Kepung, Puncu, dan Plosoklaten.
 
Oleh karena itu, sebagai salah satu produsen benih yang berdomisili di Kediri dan selalu bermitra dengan para petani yang ada kawasan Kelud, PT BISI International, Tbk. juga turut berempati dengan bencana tersebut. Bersama jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kediri dan beberapa produsen benih, PT BISI turut serta secara aktif menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban bencana letusan Kelud.
 
Bantuan itu sendiri berupa sarana produksi (saprodi) pertanian, meliputi benih unggul dan pupuk, yang dinilai lebih bermanfaat bagi masyarakat sekitar Kelud yang mayoritas berprofesi sebagai petani. Empat kecamatan paling terdampak di Kabupaten Kediri, yaitu: Puncu, Kepung, Ngancar, dan Plosoklaten, menjadi sasaran utama penyaluran bantuan tersebut.
 
Menurut Hadi Winaryo, GM Personalia & General Affair PT BISI, pemberian bantuan tersebut juga merupakan wujud kepedulian perusahaan yang selama ini selalu berdampingan dan bekerjasama dengan masyarakat yang ada di sekitar Kelud.
 
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Asmara Bangun, Kecamatan Puncu pada tanggal 27 Februari 2014 yang dihadiri langsung oleh Bupati Kediri dr. Hj. Hariyanti, Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung, dan perwakilan perusahaan benih terkait. Secara simbolis, Bupati menyerahkan bantuan benih dan pupuk kepada perwakilan kelompok tani dari Kecamatan Puncu, Kepung, Ngancar, dan Plosoklaten.
 
Dalam acara tersebut, PT BISI turut serta menyalurkan bantuan benih unggul tanaman pangan dan hortikultura sebanyak 20,425 ton, yang terdiri dari: 10 ton benih jagung super hibrida BISI 816, 5 ton benih padi hibrida Intani-2, 2 ton benih jagung manis Super Sweet Corn, 3 ton benih kangkung BISI, 300 kg benih kacang panjang Hijau Super, 2 kg benih timun Hijau Roket, 50 kg benih cabai besar Tombak, 50 kg benih cabai rawit Cakra Putih, 20 kg benih buncis Lebat-1, 2 kg benih terong Naga Hijau, dan 1 kg benih tomat hibrida Kharisma.
  
Menurut Bupati Hariyanti, dengan pemberian bantuan benih dan pupuk tersebut diharapkan para petani yang berada di empat kecamatan terdampak paling parah itu bisa segera menanam komoditas yang umurnya relatif pendek tersebut. Hal itu diharapkan bisa lebih cepat mendatangkan penghasilan sehingga roda ekonomi petani bisa kembali berputar normal kembali.
 
“Saya kepingin ekonomi kembali normal, syukur-syukur bisa lebih baik lagi. Jangan mengeluh dan putus asa, semua petani harus bangkit dengan semangat yang baru,” ujar Bupati.
 
Selanjutnya, keseluruhan bantuan tersebut didistribusikan secara langsung kepada para petani yang berada di Kecamatan Puncu, Kepung, Ngancar, dan Plosoklaten. PT BISI sendiri telah menyalurkan bantuannya kepada para petani yang berada di empat kecamatan tersebut secara bertahap.
 
Dimulai di Kecamatan Puncu pada tanggal 1 Maret 2014. Penyaluran bantuan benih tersebut diberikan kepada para petani di Desa Manggis dan Wonorejo. Kemudian pada tanggal 3 Maret 2014, distribusi bantuan bergeser ke Kecamatan Plosoklaten. Di kecamatan tersebut, bantuan disalurkan ke empat desa, yaitu: Desa Sepawon, Wonorejo Trisula, Sumberagung, dan Brenggolo. Sementara untuk dua kecamatan lainnya, yaitu Ngancar dan Kepung, penyaluran bantuan dilakukan pada tanggal 6 Maret 2014.
 
Para petani yang telah mendapatkan bantuan benih dan pupuk tersebut, rencananya juga akan mendapat pen-dampingan langsung dari petugas penyuluh pertanian Kabupaten Kediri. Tujuannya adalah untuk memotivasi para petani agar bergairah kembali dalam menjalankan usaha tani mereka. Sehingga bisa menghasilkan kembali produk-produk pertanian yang selama ini menjadi tumpuan hidup mereka, sekaligus andalan Kabu-paten Kediri. (Yayuk Anisha, PPL Kabupaten Kediri)

 


PT. BISI International Tbk - PT. Tanindo Intertraco - PT. Multi Sarana Indotani (MSI).