INFORMASI PRODUK

Darimana ANDA mendapatkan informasi produk-produk pertanian (Benih & Pestisida) ?
 

BISI apk

GELIAT PETANI PATI YANG MENYUKAI ‘SI INUK’ ESTEEM
Bagi petani di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terutama di Kecamatan Tayu, bertanam semangka bukanlah hal yang asing lagi. Selama ini mereka lebih banyak mengembangkan jenis semangka bulat berbiji berdaging buah merah. Namun kini sebagian dari mereka mulai menyukai semangka Esteem yang berbentuk lonjong  dengan daging buah berwarna kuning.

Esteem merupakan salah satu varietas semangka hibrida baru tipe ice box dari PT. BISI International Tbk dengan daging buah berwarna kuning. Ciri khas varietas semangka jenis ini adalah ukurannya yang tidak terlalu besar dengan bentuk buah lonjong. Berat rata-ratanya berkisar antara 2,5 hingga 3,5 kilogram per buah.

Bagi petani di Kecamatan Tayu, Pati, Jawa Tengah, bertanam semangka jenis ice box seperti Esteem bisa jadi adalah suatu hal yang baru. Belum banyak yang mengembangkan semangka jenis ini di kecamatan yang terletak sekitar 27 km arah utara Kota Pati dan merupakan salah satu sentra semangka di Pati.

Usmani misalnya, petani asal Desa Bakalan, Tayu ini baru pertama kalinya menanam semangka tipe ice box, yaitu Esteem. “Biasanya sih tanam yang berbiji biasa. Tapi sekarang setelah tahu hasilnya bagus saya jadi lebih suka tanam semangka seperti (Esteem) ini,” ujarnya.

Meskipun harga benihnya sedikit lebih mahal dibandingkan dengan semangka berbiji biasa, Usmani mengaku hasilnya justru lebih menguntungkan dibandingkan semangka biasanya. Pasalnya, semangka jenis ini perawatannya lebih ringan dan harga jualnya lebih tinggi dan stabil.

“Perawatannya lebih ringan, karena nggak perlu dilakukan seleksi buah yang mau dibesarkan. Seperti Esteem ini, dari dua bungkus benih (satu kotak lahan-red), saya hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp. 700 ribu,” jelas Usmani yang semangka Esteem-nya ditebas pedagang Rp. 4,5 juta.

Usman, demikian dia biasa disapa, memang sengaja tidak melakukan seleksi buah, karena dia tidak ingin buah yang dihasilkannya nanti berukuran terlalu besar, karena untuk semangka jenis ice box seperti Esteem ini berat yang ideal dan dikehendaki pasar adalah sekitar 2-3 kilogram per buah. Jadi buah yang muncul dibiarkan begitu saja. Meski demikian, kualitas buahnya tetap bagus. “Rata-rata dari satu pohon, buah yang jadi ada dua atau tiga. Beratnya ideal, antara 2,5 hingga 3 kilogram,” ungkap Usman.

Sementara itu, Ahmad Huri, petani semangka lain di Desa Bakalan yang juga sempat mencoba menanam Esteem mengaku senang dan puas. Menurutnya menanam semangka ini lebih me-nguntungkan. Karena pertumbuhannya lebih cepat dan hasilnya bagus.

“Tanamannya bagus. Meskipun perawatan seadanya, tanamannya tetap bisa tumbuh subur. Pertumbuhannya juga cepat, dalam semalam saja pertum-buhannya sudah terlihat berbeda. Apalagi kalau sudah berbuah, perkembangannya lebih cepat lagi,” terang Ahmad.

Buahnya inuk
Bagi Usman dan Ahmad, ketertarikan mereka terhadap semangka ice box Esteem memang lebih kepada faktor mudahnya perawatan dan kestabilan harga jual. Untuk semangka jenis ice box, kata Usman, harga jualnya rata-rata sekitar Rp. 1.700 – 2.000 per kilogram.

“Jarang sekali harganya di bawah Rp. 1.500. Harga semangka jenis ini memang lebih bagus dan stabil,” ujar Usman yang juga biasa mengirim dan menjual sendiri semangka ke pasaran lokal.

Selain itu, satu hal lagi yang membuat Usman dan Ahmad ingin kembali menanam Esteem, yaitu karakteristik buahnya. Menurut mereka, Esteem memiliki buah yang lebih bobot, tidak mudah pecah, dan rasanya sangat manis.

“Buahnya inuk. Maksudnya rasanya itu manis, daging buahnya padat dan renyah. Warna daging buahnya yang kuning juga sangat menarik,” ungkap Usman.

Usman juga mengaku sempat menyesal saat semangka Esteem yang ditanamnya ditebas orang lain seharga Rp. 4,5 juta. Pasalnya, setelah ditimbang ternyata hasilnya melebihi perkiraannya, dan jika diuangkan seharusnya ia bisa memperoleh hasil hingga Rp. 7 juta.

“Saya kira waktu itu hasilnya nggak akan banyak, karena buahnya kan nggak besar-besar, makanya saya tebaskan saja pada orang lain. Eh, setelah ditimbang ternyata hasilnya banyak. Semangkanya itu ternyata lebih bobot. Tau gitu saya jual sendiri ke pasar, bisa langsung dapat Rp. 7 juta lebih,” sesalnya.

Meski demikian, Usman tetap bisa menikmati untung yang cukup meskipun sebenarnya bisa lebih besar lagi keuntungannya. Dari hasil tebasan Rp. 4,5 juta saja ia sudah bisa mengantongi hasil bersih sekitar Rp. 3,8 juta. Tapi kalau dia bisa menjual sendiri dengan hasil Rp. 7 juta, maka keuntungan bersihnya bisa lebih dari Rp. 6 juta.

Kesuksesan Usman dan Ahmad mengembangkan Esteem itu akhirnya mulai ditiru para petani semangka di desa mereka. Menurut Usman, kini sudah mulai banyak yang menanamnya. “Tetangga saya kemarin juga ikut menanam Esteem,” katanya. Dalam sekali tanam semangka, lanjutnya, petani di Desa Bakalan rata-rata menanam 2.000 hingga 3.000 tanaman. (AT : Vol. 13 No. 1 Edisi XLIV, Januari - Maret 2012)
 


PT. BISI International Tbk - PT. Tanindo Intertraco - PT. Multi Sarana Indotani (MSI).