INFORMASI PRODUK

Darimana ANDA mendapatkan informasi produk-produk pertanian (Benih & Pestisida) ?
 

BISI apk

ROYAL, GENJAH DENGAN HASIL MELIMPAH
Tomat dengan ukuran buah besar dan bentuk oval selama ini kebanyakan hanya dihasilkan oleh varietas tomat dengan tipe indeterminate yang dominan ditanam pada dataran tinggi. Namun kini telah ada tomat baru dengan tipe determinate yang mampu menghasilkan buah sekelas indeterminate.

Royal. Itulah tomat hibrida varietas baru keluaran PT. BISI International Tbk yang bertipe pendek atau determinate namun bisa menghasilkan buah sekelas tomat indeterminate atau tomat dengan tipe pertumbuhan yang tidak terbatas.

Selama ini tomat bertipe determinate tidak bisa ‘bersaing’ dengan kerabatnya yang bertipe indeterminate, terutama untuk menghasilkan buah tomat dengan spesifikasi ukuran besar dan oval. Tomat determinate atau yang lebih sering disebut dengan tomat deter kebanyakan menghasilkan buah dengan ukuran lebih kecil dan bulat, yang lebih dikenal sebagai tomat sayur dan lebih banyak dibudidayakan pada daerah-daerah dataran rendah hingga menengah.

Namun begitu, tomat deter memiliki kelebihan lain. Karena memiliki tipe pertumbuhan yang pendek atau terbatas, maka perawatannya lebih mudah dan hemat biaya. Terutama biaya untuk pewiwilan tunas samping dan pengikatan batang pada ajir. Pewiwilan cukup dilakukan pada tunas samping yang tumbuh di bawah cabang Y saja, sementara yang di atasnya dibiarkan tumbuh. Selain itu, karena pertumbuhannya terbatas, maka pengikatan batang pada ajir yang dimulai saat awal berbunga cukup dilakukan beberapa kali saja, rata-rata 2 – 4 kali, sampai tanaman berumur 50 hst.

Lain halnya dengan tomat indeter, lantaran pola pertumbuhannya tidak terbatas atau fase vegetatifnya tetap tumbuh meskipun telah memasuki masa generatif, maka pewiwilan tunas samping dilakukan tidak hanya di bawah cabang Y, namun juga yang tumbuh di atasnya. Pengikatan batangnya pun juga lebih banyak dari tomat deter, karena pertumbuhannya yang menjulang tinggi. Dengan demikian ongkos kerja yang harus dikeluarkan petani menjadi lebih banyak.

‘Kehadiran’ tomat Royal seakan memberikan angin segar bagi para petani, khususnya petani tomat di dataran tinggi. Pasalnya, dengan biaya perawatan yang lebih murah, petani bisa memanen tomat dengan kualitas hasil yang sama dengan tomat indeterminate, yakni buah yang besar dan oval.

Umur genjah hasil melimpah
Karena memiliki tipe pendek atau indeterminate, maka tomat Royal juga memiliki umur panen yang lebih genjah. Pada umur sekitar 60 hari setelah pindah tanam, petani sudah bisa memanennya.

Putu Sinin, petani sayur asal Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali ini membuktikan sendiri keunggulan karakter yang dimiliki oleh tomat Royal. Ia telah menanam tomat ini sebanyak 1.500 tanaman.

“Saya senang dengan tomat jenis ini, tanamannya pendek, tidak tinggi seperti biasanya. Sehingga perawatannya lebih mudah dan murah. Yang lebih penting lagi buahnya besar-besar dan oval,” kata Putu.

Tiap tanaman, tomat Royal mampu menghasilkan buah seberat 3 – 4 kilogram dengan jumlah per tandannya rata-rata sebanyak 8 buah. Berat masing-masing buahnya berkisar antara 100 hingga 150 g.   

Buah dengan ukuran besar dan oval memang menjadi penciri utama yang paling disukai pasar, khususnya untuk pasar tomat di dataran tinggi. Hal ini menyebabkan perbedaan harga jual dengan yang berbentuk bulat besar.

“Tomat yang bentuknya oval dan besar dihargai lebih mahal dibandingkan dengan yang berbentuk bulat dan besar. Rata-rata selisihnya bisa mencapai Rp. 500 hingga Rp. 1.000 per kilogram,” kata Joko, petani Royal asal Desa Ndelik, Kecamatan Pujon, Malang, Jawa Timur.

Joko mengaku tertarik untuk menanam sendiri tomat ini karena bentuk dan ukurannya sangat sesuai dengan yang ia inginkan. Ia memang menjadi salah satu petani tomat yang rutin memasok pasaran supermarket. Sehingga ukuran, bentuk, dan kualitas menjadi perhatian utamanya. Ia enggan menanam tomat yang bentuk buahnya tidak oval, apalagi yang ukurannya lebih kecil.

Selain itu, tomat Royal juga memiliki keunggulan lain yang juga menguntungkan petani. Yakni vigor pertumbuhannya lebih kokoh dan seragam, serta lebih tahan terhadap serangan penyakit hawar daun (Phytoptora sp.) dan bercak daun (Alternaria sp.). Tomat ini juga lebih toleran terhadap serangan Mosaik Virus.

“Di saat tomat lain di Baturiti ini hampir semuanya terserang virus, Royal cukup tahan. Tidak banyak yang terserang,” ujar Putu. Hal itu juga ditegaskan oleh petani lain yang mengunjungi ladang Royal milik Putu yang dijadikan lokasi studi banding para petani tomat di Baturiti.

Keberhasilan Putu dalam mengembangkan tomat Royal berujung pada julukan baru yang menyertai namanya. Kini ia lebih dikenal dengan julukan Putu ‘Royal’. Ia pun semakin mantap untuk mengembangkan tomat varietas baru dari PT. BISI ini. (AT : Vol. 12 No. 1 Edisi XLI, Januari - Maret 2011)
 


PT. BISI International Tbk - PT. Tanindo Intertraco - PT. Multi Sarana Indotani (MSI).