INFORMASI PRODUK

Darimana ANDA mendapatkan informasi produk-produk pertanian (Benih & Pestisida) ?
 

BISI apk

UNTUNG RP. 300 JUTA BERSAMA FLASH 750
Melambungnya harga cabai beberapa waktu lalu membawa berkah tersendiri bagi para petani yang berhasil memanen cabainya saat itu. Keuntungan yang berlipat menjadi jaminannya. Seperti Rumadiono (40) petani cabai asal Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Batu, Jawa Timur.

Rum, demikian dia biasa disapa, merupakan salah satu anggota Yayasan Pondok Pesantren Al-kahfi yang ada di Jl. Indragiri VI/101 Sumberejo, Batu. Ia dipercaya untuk mengelola lahan milik yayasan yang ada di kawasan Pujon, Malang. Hasilnya pun juga untuk kepentingan yayasan itu.

Di lahan sekitar 9.000 m2 itu pun akhirnya ditanami cabai keriting hibrida keluaran terbaru PT. BISI International Tbk (BISI), yaitu Flash 750. “Jumlah tanamannya ada 15.000 pohon,” ujar Rum saat ditemui Abdi Tani di kediamannya.

Menurutnya, menanam cabai jenis keriting menjadi pengalaman pertama baginya. Biasanya ia menanam jagung manis dan beberapa jenis tanaman sayur lainnya, seperti kubis dan bunga kol.

Meskipun baru pertama kalinya menanam, Rum merasa puas dengan apa yang bisa dia peroleh dari hasil bercocok tanam cabai Flash 750 itu. Rum memang tidak sendirian dalam mengelola lahan itu. Ia dibantu beberapa orang yang tergabung dalam sebuah tim yang ia sebut dengan tim produksi pertanian. “Untuk pengelolaannya, saya bersama tim produksi. Ada beberapa orang ahli yang membantu mengarahkannya, termasuk dari BISI sendiri,” ucapnya.

Hasilnya, dari sekitar 15.000 tanaman Flash 750 itu, hingga panenan yang ke-18, ia bisa mendapat tidak kurang dari 13,15 ton cabai segar. “Sekarang sudah mulai bunga kedua. Buah dari bunga pertama dulu sampai sekarang juga masih ada, saya perkirakan masih ada sisa satu ton lebih yang belum dipanen,” terang Rum.

Hasil itu menurutnya di luar perkiraan. Ia mengatakan, pada awalnya banyak temannya yang memprediksikan kalau cabainya itu hanya mampu menghasilkan sekitar lima ons (0,5 kg) per tanaman. “Tapi ternyata bisa menghasilkan hingga sembilan ons,” ujarnya.

Lebih dari itu, hasil panen yang melimpah itu juga diimbangi dengan harga jual yang tinggi. Sehingga, keuntungan yang bisa diraih Rum dan timnya semakin berlipat. “Kita sempat mendapatkan harga Rp. 30.000 hingga 35.000 (per kilogram),” terang Rum.

Ia menyebutkan, dari 13,15 ton hasil panen tersebut, total pendapatan yang bisa diperoleh tidak kurang dari Rp. 380 juta. Setelah dikurangi modal sekitar Rp. 70 juta, keuntungan bersih yang didapat mencapai Rp. 310 juta.

Berkat hasil panen yang melimpah itu membuat Rum merasa yakin untuk kembali mengembangkan Flash 750. “Pengalaman panen banyak ini menjadi inspirasi untuk tanam lagi,” tegasnya.

Di pasar pun, katanya, juga menjadi bahan perbincangan banyak orang. Pasalnya, saat itu harga cabai di pasar sangat tinggi dan ia mampu membawa hasil panen cabai yang melimpah.

“Banyak yang heran dan merasa iri dengan hasil panen yang saya bawa ke pasar. Kok bisa banyak dan bertepatan dengan harga cabai yang tinggi,” ujarnya. Menurut Rum, cabai keriting hibrida Flash 750 memiliki karakteristik tanaman yang kokoh, tegak, dan seragam. Produksinya juga lebih tinggi dibandingkan dengan varietas cabai sejenis lainnya.

“Pertumbuhannya lebih cepat dan hasilnya lebih banyak. Selain itu, tanamannya juga lebih responsif apabila diberi perlakuan. Misalnya, setelah diberikan pupuk, hasilnya bisa lebih cepat terlihat, daunnya langsung terlihat lebih hijau dan perkembangannya lebih cepat terlihat,” terangnya.

Selain itu, lanjut Rum, tanamannya juga lebih tahan terhadap serangan penyakit layu, terutama layu akibat serangan bakteri Pseudomonas solanacearum. Cabai keriting ini juga lebih tahan dalam kondisi lingkungan yang kekurangan kalsium.

Kesuksesan Rum dan timnya dalam mengembangkan Flash 750 itu juga menjadi tempat rujukan banyak petani dari Malang Raya, mulai dari Tumpang, Wajak, hingga Ngantang. Menurut Arif Yustian, agronomis wilayah Malang, pihaknya sengaja mendatangkan para petani cabai dari Malang Raya untuk melakukan studi banding di lahan Flash 750 yang dikelola oleh Rumadiono itu. (AT : Vol. 12 No. 2 Edisi XLII, April - Juni 2011)

Deskripsi Cabai Hibrida Flash 750:
- Cocok ditanam di dataran menengah sampai tinggi
- Pertumbuhan tanaman tegak, kuat, dan seragam
- Bentuk buah keriting dengan panjang ± 16 cm dan diameter ± 0,9 cm
- Rasanya pedas
- Umur panen ± 84 hari setelah pindah tanam
- Toleran terhadap hama Thrips dan kekurangan kalsium
- Potensi hasil ± 20 ton per hektar

 


PT. BISI International Tbk - PT. Tanindo Intertraco - PT. Multi Sarana Indotani (MSI).