INFORMASI PRODUK

Darimana ANDA mendapatkan informasi produk-produk pertanian (Benih & Pestisida) ?
 

BISI apk



SUDAH SAATNYA PETANI “MELEK” TEKNOLOGI PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 08 August 2014 01:40

Saat membuka acara Pekan Nasional (PENAS) XIV Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Malang, Jawa Timur lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merinci tiga sasaran besar yang harus dicapai bangsa Indonesia. Ketiga sasaran itu adalah: kita harus berswasembada dan memiliki ketahanan pangan yang kuat, penghasilan petani-nelayan semakin baik, dan seluruh rakyat Indonesia mendapat kecukupan pangan dengan harga yang terjangkau.


Salah satu pihak yang disebut Presiden paling berkepentingan terhadap pencapaian tiga sasaran besar itu adalah para petani dan nelayan. Menurutnya, komunitas petani dan nelayan harus tetap rajin, produktif, dan yang paling penting adalah semakin terampil, memiliki pengetahuan yang luas, serta menguasai teknologi yang terus berkembang.


Berangkat dari apa yang disampaikan Presiden tersebut, penguasaan dan penerapan teknologi pertanian oleh para petani memang sudah menjadi sebuah kebutuhan mendesak yang perlu segera direalisasikan dengan baik. Pasalnya, persaingan di pasar, baik itu pasar domestik maupun regional dan internasional, sudah semakin ketat. Dan kemampuan bersaing itu sendiri tidak cukup hanya dengan mengandalkan kuantitas saja, namun juga mensyaratkan jaminan kualitas produk pertanian dengan standar yang tinggi.


Jika menengok ke dalam lagi, yakni kondisi pertanian di Indonesia, upaya mekanisasi memang sudah tidak bisa dielakkan lagi. Pasalnya, untuk mencari tenaga kerja manusia yang mau terjun bertani saat ini sudah sangat sulit. Demikian halnya dengan regenerasi profesi petani yang cenderung sulit, karena masih banyak generasi muda yang menganggap profesi ini kurang bergengsi dan tidak bisa dijadikan sandaran hidup mereka kelak.


Oleh karena itulah, dengan adanya upaya mekanisasi pertanian dan adopsi beragam teknologi aplikatif yang terkait erat dengan segala bentuk dan seluk beluk dunia pertanian, secara perlahan bisa menciptakan kondisi sekaligus merubah wajah pertanian Indonesia menjadi lebih maju dan memiliki daya saing tinggi. Hingga akhirnya gengsi profesi petani bisa diangkat lebih tinggi ke permukaan dan menarik minat para generasi muda.


Namun demikian, para petani sendiri juga harus bisa menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi yang ada. Seperti yang ditekankan oleh Presiden, petani sendiri juga harus mau terus belajar untuk menguasai beragam teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi kemajuan dunia pertanian yang mereka geluti. Alhasil, meskipun secara umum kepemilikan lahan pertanian para petani kita tergolong sempit, namun dengan kekayaan pengetahuan dan penguasaan teknologi oleh para petani, maka untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas hasil pertanian bukan lagi hal yang sulit lagi untuk dilakukan.

 




PT. BISI International Tbk - PT. Tanindo Intertraco - PT. Multi Sarana Indotani (MSI).